RSS Feed

Simbiosis Mutualisme

Posted on

Mengingat kembali pelajaran Sekolah Dasar, Kelas 5 SD kalau tidak salah, tentang: Simbiosis.

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani Sym (= dengan) dan Biosis (= kehidupan) yang berarti pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua simbion. Berdasarkan keuntungan dan kerugian masing-masing simbion dalam interaksi mereka, Simbiosis digolongkan menjadi: Parasitisme, Mutualisme, Komensalisme, Amensalisme, Kompetisi dan Netralisme.

Ada dua jenis simbiosis yang melekat erat dalam benak saya. Yang pertama Simbiosis Parasitisme, dimana satu simbion mendapat keuntungan dengan merugikan simbion yang lain. Sebagai contoh cacing tambang dalam usus manusia. Mungkin jenis ini mudah saya ingat karena sering saya temui dalam kehidupan setiap hari. Baik dalam keluarga, pertemanan maupun dalam pekerjaan.

Yang kedua adalah Simbiosis Mutualisme, dimana kedua simbion di untungkan dalam hubungan yang dibentuk. Sebagai contoh Badak dan burung pemakan kutu. Badak mempunyai penglihatan yang buruk. Dengan adanya burung pemakan kutu, disamping badannya bersih dari kutu, badak juga mendapat warning sewaktu burung-burung pemakan kutu kabur beterbangan yang menandakan ada ancaman yang mendekat. Jenis simbiosis ini mungkin mudah saya ingat karena saya mengidamkan bentuk ini terjadi dalam setiap hubungan yang saya buat.

Sabtu, 12 Maret kami berkumpul dengan beberapa FICG-er. Kami rindu pertemuan seperti ini bisa dilakukan lebih sering (sekali dalam sebulan mungkin???) dan salah satu targetnya adalah terbentuknya satu simbiosis mutualisme dalam hubungan ini, dimana masing-masing yang datang memberkati dan diberkati, baik dalam pekerjaan (orang yang mencari pekerja bertemu person yang handal dan yang mencari pekerjaan mendapat pekerjaan dan majikan yang tepat), dalam perjodohan (mereka yang belum menikah dan belum ada pasangan bisa saling kenal, perlu digaris bawahi yang belum menikah :P), dalam membentuk business (mereka yang berpengalaman memberi support kepada mereka yang baru mulai) dan dalam hal-hal lain juga.

This slideshow requires JavaScript.

Satu hal saya percaya dengan pasti: Kapasitas dua orang kalau di manage dengan tepat jauh lebih besar dari penjumlahan kapasitas masing-masing. Tidak percaya? Silahkan buktikan sendiri !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: