RSS Feed

Email dari Mas Bagio

Posted on

Hari ini saya mendapat satu email yang sangat menyentuh hati dari Mas Bagio, salah seorang teman alumni dari TU-Berlin, tentang Prof. Yohanes Surya. Seorang yang bertindak dengan hati untuk perubahan nyata bagi bangsa ini.

Berikut emailnya (Setelah mendapat ijin dari Mas Bagio tentunya :)

Rekan-rekan ALTUB, sekedar informasi.

Pada tanggal 3 Mei 2011,  group kami ke Ciawi, untuk mendapatkan wawasan cara dan metodologi pembelajaran yang dibawakan oleh Prof Yohanes Surya, yang mana beliau telah berhasil membina putra-putri bangsa Indonesia untuk dilatih dalam mengikuti beragam olimpiade/lomba matematika dan sains di seluruh dunia. Ternyata dengan sistem pelatihan Prof Yohanes Surya beserta tim Surya Institute, pelajar Indonesia telah banyak menggondol medali emas dan penghargaan lainnya di acara olimpiade Fisika, Matematika, Astronomi, lomba presentasi penelitian, dll.

Diantaranya :

Absolute Winner (juara dunia) di International Physics Olympiad (IPhO) 2006 di Singapore;

Peraih medali terbanyak (juara dunia) dalam International Conference of Young Scientists (ICYS) di Polandia 2009 (lomba presentasi karya ilmiah);

World Champion dalam Global Enterprise Challenge (GEC) 2009;

Medali emas dalam First Step to Nobel Prize in Physics 1999, 2004, 2005, dan banyak lagi.

Suatu hal yang sangat mengagumkan bagi kami, saat kami menyaksikan 4 anak-anak Papua berusia 9-11 tahun, yang telah mengikuti pelatihan di bawah bimbingan Prof Yohanes Surya dan timnya, kami didemokan/ditest, bahwa anak-anak tsb,  bisa menghitung secara cepat, Aljabar ( klo kita pakai rumus abc , mereka pakai cara lain yang cepat ), soal-soal logrithme, soal hitungan pangkat, kecepatan, waktu dan jarak, dll.  Mereka sudah melalui pelatihan Matematika GASING (GAmpang, aSyIk, menyenaNGkan) selama 6 bulan, dan sudah menguasai Matematika SD kelas 1-6.  Mereka juga sudah melanjutkan untuk menguasai Matematika SMP dan SMA dalam waktu 6 bulan juga.  Saat ini sedang dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade Matematika.  Beberapa siswa Papua bahkan sudah berhasil lulus UAN SD, dan mendapatkan nilai 100, dan lebih dari 90 untuk pelajaran Matematikanya.

Prof Yohanes Surya mendatangkan puluhan anak-anak dari Papua, yang datang dari kampung-kampung, didaerah pesisir dan gunung, dimana para orang tua mereka masih memakai koteka, dan mereka tidak berbaju, dan menghitung 2+2 pun, sama sekali belum tahu menghitungnya, bahkan sebelum pelatihan,   mereka ditest IQnya kadang hanya 40 saja. Namun setelah pelatihan, otaknya bisa berubah, IQnya bisa meningkat, menjadi sekitar 120. Ketika kami tanyakan kepada 4 anak Papua yang terpilih tsb (ada difoto ), “Mau jadi apa kalau kamu sudah besar?“ jawaban dari 2 anak, ingin jadi profesor matematik, dan 2 yang lainya, ingin jadi dokter.  Padahal saat awal datang dari Papua, mereka merasa tidak memiliki harapan samasekali, tetapi setelah mengikuti pelatihan, rasa percaya diri mereka meningkat, sehingga mereka berani memiliki cita2, dan bahkan keinginan untuk membaca meningkat dengan pesat!

Saat pihak John Hopkins University ( USA ), berkunjung dan melihat dengan mata kepala sendiri , betapa anak-anak ini bisa menyelesaikan soal2 matematikan SMP dan SMA, oleh pihak John Hopkins University, mereka dianggap sangat “talented”, sehingga para siswa ini akan diberikan bea siswa, untuk menjadi mahasiswa termuda di John Hopkins University, dan sebelumnya mereka akan diberikan pelajaran bahasa Inggris selama 2 tahun di Amerika Serikat.

Prof Yohanes Surya seorang idealis dan bercita-cita agar semua anak-anak di Indonesia bisa menjadi pandai.  Beliau percaya bahwa di dunia ini tidak ada anak yang “bodoh”….yang ada hanyalah anak yang tidak memiliki kesempatan mendapatkan guru yang baik , dengan metoda pembelajaran yang efektif.

Salah satu misinya adalah memberikan pelatihan dan juga mendidik calon guru dengan Metoda GASING yang telah dikembangkan, sehingga Indonesia akan memiliki 30 ribu guru di tahun 2030, yang akan menggiring anak-anak Indonesia untuk belajar dan menyukai Matematika dan Sains dengan GASING, gampang, asyik dan menyenangkan.

Bahkan Prof. Yohanes Surya juga menggelar GIPIKA, Gerakan Ibu-ibu Pandai matematIKA, yang mana para ibu se-Indonesia diharapkan bisa mengikuti pelatihan Matematika Metoda GASING sehingga bisa membantu mengajarkan anak2nya Matematika dengan cara GASING, dan membebaskan ketakutan akan matematika dari anak-anaknya.  Pada akhirnya anak-anaknya akan terbuka wawasannya untuk menjadi ilmuwan yang kelak memberikan kontribusinya pada bangsa.

Kebetulan saya pernah mendengar bahwa Gubernur Papua juga ingin memajukan anak-anak Papua menjadi anak-anak yang pandai, serta berkeinginan agar provinsinya bisa lebih maju. Beliau bercita-cita, dalam waktu beberapa tahun, Papua akan menghasilkan ratusan Sarjana S1 dan PhD, dan provinsinya menjadi provinsi di Indonesia yang tingkat pendapatannya tertinggi,  dengan kemajuan yang luar biasa, dll.

Bila diantara para Altub, ada yang ingin berhubungan dengan pihak Surya Institute , untuk mengetahui program-programnya lebih lanjut, silakan hubungi kawan kami dari Rotary

Ibu Srisetiowati /Direktur Eksekutif

srisetio@suryainstitute.org

Khusus untuk GIPIKA:

info@gipika.org

Terima kasih atas perhatianya  dan salam .

Subagio Danuningrat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: